Home STNK > Perpanjangan KIR

Perpanjangan KIR

BIRO JASA STNK
TUAH SAKTI JAYA
Jl. Delman Utama No. 08 Kebayoran Lama Utara
Kota Jakarta Selatan 12440
Telp. 021 52960310
Whatsapp: + 62 822-4936-6932

Email : jasastnk273@gmail.com

 

 

TENTANG KIR

Uji KIR adalah Menjamin kelayakan kendaraan penumpang atau barang (angkot, bus, truk) yang ada di jalan sudah seharusnya diawasi oleh pemerintah. Pengawasan yng dilakukan tersebut berupa uji kir (uji berkala).

Uji berkala yang dilakukan pemerintah, khususnya kementerian perhubungan,  sudah jelas diatur dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (PP LLAJ). Serta diperdalam pembahasannya pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 133 tahun 2015 tentang Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor (Permenhub PBKB).

Pada pasal 53 ayat satu UU LLAJ, uji berkala sebagaimana dimaksud, wajib dilakukan untuk mobil penumpang umum, bus, barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di Jalan. Lalu pada pasal 2, pengujian berkala tersebut meliputi kegiatan, pemeriksaan dan pengujian fisik, serta pengesahan hasil uji.

Selain pada pasal 53, aturan uji berkala ini secaa lebih  lanjut diperjelas pada pasal 54 dan 55 UU LLAJ.

Terkait dengan waktu pelaksanaanya, juga sudah dijelaskan  pada pasal 5 ayat 3 Permenhub PBKB, di mana uji berkala perdana dilakukan paling lama satu tahun, setelah terbit surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang pertama kali. Kemudian pada ayat 3, perpanjangan uji berkala selanjutnya dilakukan 6 bulan setelah uji berkala pertama, dan dilakukan terus menerus setiap enam bulan sekali.

Sanksi
Sebagai pelengkap aturan, pemerintah tentu memberikan sanksi yang tegas terhadap pihak yang melanggar ketentuan uji berkala tersebut. Seperti pada UU LLAJ pasal 76 ayat 1, yang tertulis, setiap orang yang melanggar ketentuan pasal uji berkala dikenakan sanksi administratif, berupa peringatan tertulis, pembayaran denda, pembekuan izin, dan pencabutan izin.

Selain itu, sanksi juga diberikan bagi petugas yang secara sengaja tidak melakukan pengujian kendaraan saat uji berkala, dengan benar dan sesuai aturan perundang-undangan. Sanksinya yaitu, dicabutnya sertifikat kompetensi dan tanda kualifikasi teknis penguji kendaraan bermotor, yang ada di pasal 27 ayat 1 Permenhub PBKB.

Buku KIR berisi hasil pemeriksaan kendaraan yang sduah lulus uji KIR. Berikut ini beberapa bagian yang diperiksa saat uji KIR :

  1. Sistem kemudi.
  2. Sistem pengereman.
  3. Speedometer.
  4. Lampu dan daya pancar.
  5. Kondisi ban.
  6. Emisi gas buang.
  7. kaki Mobil dan truk.
  8. Kaca mobil.
  9. Klakson berfungsi dengan baik.
  10. Tidak di modifikasi.

Syarat Pendaftarak KIR

Syarat pendaftaran uji KIR harus dipenuhi semua tanpa terkecuali. Jika tidak, maka akan sulit lulus. Cara daftar KIR online / Cara daftar KIR offline memiliki syarat pengajuan pendaftaran KIR yang sama, seperti :

  • Dokumen lengkap, BPKB dan STNK.
  • Memiliki bukti pembayaran biaya uji KIR.
  • Kendaraan dalam kondisi baik .
  • memiliki ijin trayek untuk Angkutan Umum.
  • Memiliki sifat uji type/pengesahan rancangan bangun dan rekayasa kendaraan.
  • Membawa kendaraan ke unit pelaksana pengujian.
  • Cara Pendaftaran Kir Mobir dan Truk
  • Mengunjungi loket pendaftaran uji KIR yang ada di sekitar wilayah anda untuk memenuhi syarat kendaraan yang sudah ditentukan.
  • Melengkapi persyaratan administrasi.
  • Memenuhi persyaratan layak jalan.
  • Membayar retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Melakukan Pra Uji, yaitu pengecekan kondisi kendaraan mobil dan truk.
  • pemasangan stiker.

birojasa-stnk.com
Pilihan Bahasa